Arsip Kategori: 5 Mesin Kecerdasan

Mesin Kecerdasan SENSING

Mesin Kecerdasan SENSING

Kecerdasan SENSING mengandalkan pancaindranya sehingga orang SENSING cenderung praktis, konkrit, dan jangka pendek, sesuai dengan jangkauan pancaindranya.

Seorang SENSING memiliki karakter rajin dan focus dalam mengerjakan sesuatu sampai tuntas. Orang SENSING juga memiliki daya ingat yang kuat dan detail.

Orang SENSING adalah orang yang taat pada aturan . Ketika diminta melakukan sesuatu, ia akan melakukannya seperti orang kebanyakan. Ia tidak akan melanggar aturan.

 

Mesin Kecerdasan INTUITING

 

Mesin Kecerdasan INTUITING

Kecerdasan INTUITING yang mengandalkan indra keenamnya dalam mengambil keputusan yang bisa berakibat jauh ke depan, menjadikannya orang yang sangat optimis, jangka panjang, dan terkonsep. Ide-idenya liar dan menghasilkan sesuatu yang berbeda.

Orang INTUITING optimis, kreatif, berkelas, kuat, dan fleksibel. Seperti kayu, ia memiliki keindahan seperti jari manis. Jari manis adalah bagian jari yang paling susah digerakkan, tetapi bentuknya  indah serta tempat untuk meletakkan cincin.

Bukankah kreatifitas  sebenarnya juga susah digerakkan  ? Kreatifitas adalah ilmu yang paling bernilai. Ia suka berada dlam lingkungan yang penuh ide. Ilmu dan ide adalah hal yang paling bernilai di mata orang INTUITING.

Orang INTUITING menemukan kemistrinya dengan ilmu, kreatifitas, gagasan, solusi yang diwakili oleh unsur KATA.

Mesin Kecerdasan INSTING

Mesin Kecerdasan INSTING

Kecerdasan INSTING selalu merujuk kepada indra ketujuh jika akan mengambil keputusan. Orang  INSTING spontan, pragmatis, serba bisa, dan rela berkorban.

Orang INSTING mengalir, tenang, mencari kebahagian dan kedamaian dengan jalan memberikan manfaat kepada orang lain.

Ibarat jari tengah, orang INSTING berada di tengah untuk meningkatkan perannya. Ia bisa juga berada di tengah untuk mendamaikan orang yang bertikai. Keberadaannya untuk menutupi dan melengkapi.  Ia berada di tengah karena kemampuannya yang serba bisa.